Fakta Penting Tentang Kesenian Latte Art

Fakta Penting Tentang Kesenian Latte Art

Umumnya orang mengungkapkan kalau latte art adalah sebuah kesenian melakukan lukisan di atas secangkir kopi. Ketika anda menikmati kopi, sebenarnya hampir 70 persen kedai kopi menyajikan kopi latte tanpa dihias. Sementara sebuah hiasan yang dibuat untuk memperindah kopi, disebut dengan latte art. Ketika seorang barista sedang melukisnya di bar tempat ia bekerja, kita sering kali merasa takjub dengan seninya. Mereka terlihat dengan sangat mudahnya melakukan lukisan yang begitu menggiurkan.

Fakta Penting Tentang Kesenian Latte Art

Tapi tahukan bahwa sebenarnya kesenian melukis dengan susu panas ini tidak lahir dengan sekejap mata. Karena biasanya ada sebuah keterampilan yang begitu unik dan juga ada sains di balik semua itu supaya latte art benar-benar bisa terlihat seperti sekarang ini. Bahkan ada kompetisi-kompetisi yang digelar untuk menilai keindahan ini.

Kelahiran Latte Art Sehinga Gempar Seperti Sekarang Ini

Baik kopi mau pun susu, keduanya telah dijadikan bahan konsumsi sejak jaman dahulu kata. Namun untuk kita bisa mengenal latte art sepertis ekarang ini, ada 1 orang yang benar-benar menjadi sosok penting dalam penciptaannya. Nama orang tersebut adalah David Schomer yang berkewarganegaraan Amerika Serikat. Dia tergila-gila menciptakan seni lukis di atas espresso di awal tahun 80-an. Dan di samping itu, ada juga Luigi Lupi yang merupakan barista yang berasal dari Italiaa, melakukan hal yang serupa. Kedua orang ini menemukan seni tersebut di rentang waktu yang bisa dibilang hampir sama.

Fakta Penting Tentang Kesenian Latte Art

Baik siapapun yang pertama kali menemukan metode tersebut, tidak ada yang bisa melakukan bantahan kalau Schomer merupakan yang ahli dalam pembuatan seni lukis susu di atas kopi tersebut. Dan bahkan ia telah lebih dulu membuat buku terhadap hal ini. Dalam sebuah penulisan dalam sebuah majalah, Schomer sendiri menuturkan kalau dia telah berhasil membuat bentuk love dalam latte art di tahun 1989 yang lalu. Dalam artikel itu, Schomer juga memberikan kepatenan terhadap bentuk love dalam latte art.

Seni Melukis di Atas Kopi Tidak Jauh-jauh dari Sains

Mengapa bisa dibilang demikian? Lantaran latte art bukan cuma sekedar sebuah gerakan menuangkan secangkir susu ke atas sebuah espresso. Latte art hanya bisa terjadi kalau susu tersebut terlebih dahulu dipanaskan melalui sebuah alat yang dinamakan steamer. Hal ini akan membentuk sebuah busa yang kita sebut sebagai microfoam. Hal ini secara langsung memberikan pengubahan karakteristik susu. Sebagaimana diketahui susu sendiri terdiri dari 3 komponen utama yaitu gula, lemak dan protein. Pada saat melalui proses penguapan, lemak akan terurai, serta kadnungan gula akan pecah dan bikin susu itu terasa memiliki petunjuk manis. Susu inilah yang kemudian dituangkan oleh sang barista di atas secangkri espresso.

Fakta Penting Tentang Kesenian Latte Art

Bukan cuma sekedar masalah seni saja, latte art sekarang ini juga dipertandingkan dan bahkan dianggap serius. Di tahun ini, pemegang sabuk juara tersebut adalah seorang barista yang berasal dari Australia yaitu Caleb Cha.

Senjata utama dalam membuat sebuah latte art itu sendiri adalah sebuah milk jug. Hal ini sebanding dengan kuas yang dimiliki oleh seorang pelutis.

Dan kini dengan semakin tingginya minat daripada masyarakat dalam mebuat latte art ini bikin ada beberapa kursus latte art terjadi di mana-mana. Cobalah untuk datangi coffee shop yang berada di kota Anda dan kemudian tanyakan di mana mereka belajar tentang hal tersebut. Pastinya mereka gak akan sungkan untuk memberitahumu, karena latte art bukan sekedar seni, tapi juga komunitas serta wadah untuk mengekspresikan salah satu seni.

Leave a Reply

Your email address will not be published.