Minum Kopi Cegah Kanker dan Diabetes Tipe 2? Fakta atau Mitos?

Minum Kopi Cegah Kanker dan Diabetes Tipe 2? Fakta atau Mitos?

Kopi itu unik. Meskipun biji kopi terlihat begitu simpel, akan tetapi di dalamnya terkandung banyak sekali senyawa kimia yang tidak kasat mata. Secangkir kopi yang anda pesan dari sebuah coffee shop mungkin bisa jadi rasanya akan sangat berbeda dengan kopi yang kita seduh sendiri di rumah. Sebenarnya apa sih yang menjadi pembedanya? Hal tersebut terletak kepada tipe biji kopi yang digunakan, bagaimana cara mereka melakukan roasting dan grinding dan rasio jumlah air dan bubuk kopi yang digunakan.

Sementara itu respon manusia dengan kafein itu tiap orang juga berbeda-beda. Ada yang sudah bereaksi meskipun baru terespose pada dosis rendah kafein (sekitar 50 hingga 300mg), di mana mereka memunculkan efek seperti terjaga, penambahan energi, kemampuan berkonsentrasi. Ada juga yang memiliki efek negatif seperti merasa cemas, insomnia, dan kenaikan detak jantung.

Tapi ada beberapa ilmuwan yang melakukan penelitian tentang hal ini. Tahukah anda bahwa kopi cegah kanker dan juga penyakit diabetes tipe-2? Bagi kalian yang masih merasa baru terhadap topik ini, nari kita telusuri lebih dalam.

Kopi Cegah Kanker dengan Senyawa Yang Dihasilkannya

Kopi mungkin saja memiliki dampak terhadap bagaimana sifat kanker menyebar. Hal ini terlihat dari bagaimana kanker pertama kali dimulai sampai menyebabkan kemitan. Sebagai contoh, kopi mungkin akan memberikan stimulasi terhadap beberapa jenis asam tertentu dan akan membuat pencernaan lebih cepat melalui usus. Hal ini akan membuat dampak jumlah carsinogen terhadap usus jadi lebih berkurang. beberapa kandungan polifenol dalam kopi sudah terbukti bisa mencegah kanker dalam penelitian yang dilakukan terhadap hewan. Kopi pun juga telah diasosiasikan terhadap pengurangan jumlah estrogen, sebuah hormon yang sering dikaitkan terhadap perkembangan kanker. Bahkan ada yang menyatakan kalau kopi bisa meminimalisir inflamasi.

Namun biar bagaimana pun, jika Anda atau orang-orang sekitar Anda menderita kanker. Jangan hanya andalkan kopi sebagai sebuah pengobatan. Karena ini sifatnya alternatif. Biar bagaimana pun selalu konsultasikanlah ke dokter tentang penyakit yang anda alami, karena mereka lebih terpelajar terhadap hal tersebut.

Kopi Dapat Menekan Gejala Diabetes Tipe-2

Walaupun pencernaan kafein sejatinya dapat memberikan peningkatan terhadap gula darah dalam jangka waktu singkat, studi jangka panjangnya telah menunjukkan bahwa peminum kopi harian dapat menurunkan resiko terciptanya penyakit diabetes tipe-2 dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsinya. Jumlah polifenol dan mineral seperti magnesium di dalam kopi telah menunjukkan keefektifan dalam hal menstabilkan jumlah insulin serta metbolisme glukosa di dalam tubuh.

Di dalam sebuah percobaan terhadap 45.335 orang ang telah terjangkit diabetes tipe-2 dilakukan percobaan dalam jangkaw aktu 20 tahun. Di mana mereka diniakkan jumlah kadar kopuinya dan memang benar bahwa resiko terciptanya diabetes jadi jauh lebih rendah. Dibandingkan dengan yang tidak meminum kopi, jumlahnyab erkurang dari 8% untuk penimum 1 cangkir kopi per hari. Sementara yang meminum kopi hingga 6 cangkir per hari bisa menurunkan resiko sampai dengan 33 persen.

Ada pula percobaan lainnya dilakukan menunjukkan reaksi yang serupa. Ketika dibandingkan dengan jumlah kopi hingga 10 cangkir per hari, 30 persen menunjukkan penurunan terjadinya diabetes tipe 2. Namun beberapa peminum kopi decaf memiliki 20 persen resiko lebih rendah.

Gimana menurut sobat sekalian? Apakah minum kopi cegah kanker dan juga diabetes tipe-2? hal ini kemabli lagi kepada pribadi masing-masing. Namun pastinya jika anda adalah penikmati kopi, selalu pastikan bahwa Anda tidak mengkonsumsi gula berlebihan ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.