level roasting kopi

Makna Roast level bagi Pecinta Kopi

Pecinta kopi sudah tidak asing dengan yang namanya roast level. Sudah menjadi keharusan bagi penikmat kopi untuk memilah kopi dengan disesuaikan langsung pada roast level. Tentunya terkadang sebagian kopi memang menghadirkan tampilan terkait roast level tepatnya pada kemasan kopi tersebut.

 

Mengenal Lebih Dalam Roast Level pada Kopi

Kopi sendiri memiliki cita rasa tersendiri sesuai dengan kebutuhan saat mencicipi. Kehadiran roast level menambah daya tarik sendiri dalam mencoba kopi dengan berbagai kondisi. Roast level menjadi salah satu dasar khususnya pada warna dari biji kopi yang dibeli oleh pelanggan secara langsung.

Kebanyakan saat ini masyarakat mengetahui yaitu memiliki 3 tingkatan pada roast level. Tingkatan tersebut memiliki ciri khas tersendiri dalam segi rasa, bentuk maupun warna. Terkhusus pada roast kopi ini akan langsung berkaitan dengan selera pecinta kopi sendiri.

Menurut berbagai pendapat dari pecinta kopi bahwa kehadiran roast level menjadi penilaian karena memiliki makna tersendiri. Tentu hal ini tidak dapat disamakan dengan warna dari biji kopi tersebut. Selama meminum kopi, roast level tidak dapat dijadikan pertimbangan utama karena memiliki pengaruh berbeda.

Biji kopi yang mentah memiliki tekstur tersendiri yaitu lembut ditambah aroma khas seperti rumput segar serta rasa. Kehadiran roast level saat melakukan proses sangrai karena akan berubah secara khas tentu dengan rasa dan aroma yang dicintai penikmati kopi. Tentu roast level kopi sangat berpengaruh besar.

 

Tingkatan Roast Level pada Kopi

Kemunculan roast level tepatnya pada kopi menambah daya tarik masyarakat untuk mencari tau lebih dalam. Pasalnya karena istilah ini baru sebagian orang yang paham dan menerapkan langsung pada kopi untuk dinikmati. Berikut merupakan 3 tingkatan roast level pada kopi yang dapat ditemui saat ini yaitu.

1.        Biji Kopi Berwarna Coklat Gelap (Dark Roast)

Dark roast menjadi salah satu kegemaran hampir seluruh pecinta kopi. Biji kopi ini berwarna coklat gelap atau bahkan mendekati hitam dimana sangat sering dijumpai di berbagai warung kopi. Ciri khas yang dimiliki tersebut lah mengapa kopi semakin sering dinikmati karena memiiki daya tarik sendiri.

Kemunculan dark roast sendiri memiliki bentuk permukaan yang berminyak. Hal ini tepatnya saat menyeduh kopi akan nampak secara jelas minyak yang ada di permukaan kopi. Dengan warna coklat mendekati hitam tersebut sudah dapat diprediksi bahwa akan memiliki karakter rasa pahit.

Baca juga  Minum Kopi Cegah Kanker dan Diabetes Tipe 2? Fakta atau Mitos?

Kafein yang terkandung pada dark roast lebih rendah pada roast lainnya. Dengan rendahnya kadar kafein tersebut maka penggunaan dark roast sangat tidak cocok jika seseorang ingin melakukan begadang. Dark roast banyak ditemui di berbagai warung kopi, salah satunya yang kita kenal yaitu StarBucks.

2.        Biji Kopi Berwarna Coklat (Medium Roast)

Biji kopi berwarna coklat atau dikenal dengan medium roast serupa dengan namanya sehingga memiliki karakter coklat. Medium roast sering dijumpai di pasaran dan disukai oleh berbagai pihak karena warna nya sehingga tidak dianggap pahit. Tentu daya tarik ini menjadi nilai tambah tersendiri pada medium roast.

Kemunculan medium roast tidak memiliki bentuk yang berminyak. Hal ini berkaitan dengan karakter pada rasa kopi sehingga lebih seimbang dalam berbagai kondisi. Spesifikasi yang disenangi pelanggan memiliki aroma yang nikmat, rasa dengan kompleks dan keasaman pas di mulut.

Kafein yang terkandung pada medium roast standar dibanding ligtht roast. Hal inilah yang memungkinkan bahwa medium roast mampu dijumpai oleh berbagai biji kopi ritel pada kedai kopi. Medium Roast banyak ditemui di berbagai kota tepatnya saat melakukan sarapan.

3.        Biji Kopi Berwarna Coklat Muda (Light Roast)

Biji kopi berwarna coklat muda dikenal sebagai light roast memiliki ciri khas seperti light body. Tentu dengan warna yang dimiliki pada light roast tidak memiliki permukaan pada minyak. Hal ini akan tampak jelas saat sudah melakukan penyajian pada kopi secara langsung.

Biji kopi light roast memiliki rasa tersendiri yaitu gandum panggang renyah. Tentu diimbangi langsung dengan tingkat keasaman dibanding roast lainnya. Karakter yang dimiliki pada light roast terhitung lebih kompleks diantara roast lainnya sehingga memiliki keunikan tersendiri ketika meminumnya.

Kafein yang terdapat pada light roast terhitung paling tinggi diantara roast lainnya. Tentu akan sangat cocok bagi sebagian orang jika ingin tetap terjaga saat malam hari. Biasanya light roast dikenal langsung oleh pecinta kopi sebagai new england, half city maupun light city.

 

Sekian ulasan terkait level roast kopi sebagai bahan pertimbangan dalam memilih sebuah cita rasa kopi tersendiri. Tentunya kehadiran roast level ini dapat menjadi pilihan selama mengkonsumsi kopi karena setiap rasanya memiliki ciri khas tersendiri. Hal ini berkaitan langsung dengan selera setiap orang dalam mencicipi kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.